Selasa, 23 April 2013

... KISAH NYATA SEORANG PRAMUGARI KOMA DI TANAH SUCI ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...

Kisah ini dikutip dari sebuah catatan facebook, sengaja menulis kembali cerita ini dengan maksud ingin menyebarkan kisah kebesaran Allah yang maha dahsyat ! Mudah-mudahan kita menjadi umat yang diselamatkan Allah .. Aamiin ...

Selama hampir sembilan tahun menetap di Mekah sambil menguruskan jemaah haji dan umrah, saya telah melalui berbagai pengalaman menarik dan yang pahit. Bagaimana pun, dalam banyaknya peristiwa yang saya alami, ada satu kejadian yang tidak akan pernah saya bisa lupakan. Kisah ini terjadi kepada seorang wanita yang berusia di pertengahan 30-an pada saat saya mengurus satu rombongan haji.

Setibanya wanita tersebut dan rombongan haji di Lapangan Terbang Jeddah kami sambut dengan sebuah bus. Semuanya terlihat riang sebab ini adalah pertama kalinya mereka melaksanakan haji. Setelah itu saya membawa mereka menaiki bis dan dari situ, kami menuju ke Madinah.

Alhamdulillah, segalanya berjalan lancar hingga kami sampai di Madinah. Tiba di Madinah, semua orang turun dari bus. Turunlah mereka satu persatu sampai tiba pada giliran wanita tersebut.

Tanpa sebab yang jelas tiba-tiba wanita itu jatuh tidak sadarkan diri, yang secara langsung setelah menginjak bumi Madinah.

Sebagai orang yang dipertanggungjawabkan mengurus jemaah itu, saya pun bergegas menuju ke arah wanita tersebut. “Jemaah ini sakit” kata saya pada jemaah-jemaah yang lain.

Suasana yang tadinya tenang serta merta bertukar menjadi cemas dan semua jemaah terlihat panik atas kejadian ini.

“Badan dia panas dan menggigil. Jemaah ini tak sadarkan diri, cepat tolong saya … kita bawa dia ke rumah sakit” kata saya.

Tanpa membuang waktu, kami mengangkat wanita tersebut dan membawanya ke rumah sakit Madinah yang terletak tidak jauh dari situ. Sementara itu, jemaah yang lain diantar ke tempat penginapan masing-masing.

Sampai di rumah sakit Madinah, wanita itu masih belum sadarkan diri. Berbagai usaha dilakukan oleh dokter untuk memulihkannya, namun semuanya gagal.

Sementara itu, tugas mengurus jemaah perlu saya teruskan. Saya terpaksa meninggalkan wanita tersebut di rumah sakit. Namun dalam kesibukan menguruskan jemaah, saya menghubungi rumah sakit Madinah untuk mengetahui perkembangan wanita tersebut.

Namun, saya diberi kabar bahwa dia masih tidak sadarkan diri. Selepas dua hari, wanita itu masih juga tidak sadarkan diri. Saya makin cemas, maklumlah, itu adalah pengalaman pertama saya berhadapan dengan situasi seperti itu.

Semua usaha untuk memulihkannya gagal, maka wanita itu dibawa ke rumah sakit Abdul Aziz Jeddah untuk mendapatkan perawatan lanjut sebab rumah sakit di Jeddah lebih lengkap kemudahannya dibandingkan rumah sakit Madinah.

Namun usaha untuk memulihkannya masih tidak berhasil. Jadwal Haji harus diteruskan. Kami berangkat ke Mekah untuk mengerjakan ibadah haji. Selesai haji, saya langsung pergi ke Jeddah.

Malangnya, sampai rumah sakit Abdul Aziz, saya diberitahu oleh dokter bahwa wanita tersebut masih koma. Bagaimanapun, kata dokter, keadaannya stabil. Melihat keadaannya itu, saya ambil keputusan untuk menunggunya di rumah sakit.

Setelah dua hari menunggu, akhirnya wanita itu membuka matanya. Dari sudut matanya yang terbuka sedikit itu, dia memandang ke arah saya dan terus memeluk saya dengan erat sambil menangis terisak-isak. Ketika itu saya sangat bingung, Saya bertanya kepada wanita tersebut,

“Kenapa kamu menangis?”

“Ustazah … saya taubat Ustazah. Saya menyesal, saya takkan berbuat lagi hal-hal yang tidak baik. Saya bertaubat, betul-betul bertaubat.”

“Kenapa kamu tiba-tiba ingin bertaubat?” tanya saya masih dalam keadaan bingung. Wanita itu terus menangis terisak-isak tanpa menjawab pertanyaan saya itu. Tidak lama kemudian dia bersuara, menceritakan kepada saya mengapa dia berkelakuan demikian, cerita yang bagi saya perlu diambil hikmahnya oleh kita semua.

Katanya, “Ustazah, saya ini sudah berumah tangga, menikah dengan lelaki orang kulit putih. Tapi saya salah. Saya ini cuma Islam pada nama dan keturunan saja. Saya tak pernah mengerjakan ibadah. Saya tidak sholat, tidak puasa, semua amalan ibadah saya dan suami tidak pernah saya kerjakan, rumah saya penuh dengan botol minuman.

Dengan suara tersekat-sekat, wanita itu menceritakan,

“Ustazah … Allah itu Maha Besar, Maha Agung, Maha Kaya. Semasa koma , saya telah diazab dengan siksaan yang benar-benar pedih atas segala kesalahan yang telah saya buat selama ini.

“Betulkah?” tanya saya terkejut.

“Betul Ustazah. Selama koma itu saya telah ditunjukkan oleh Allah tentang balasan yang Allah beri kepada saya. Balasan azab Ustazah, bukan balasan syurga.

Saya rasa seperti diazab di neraka. Saya ini seumur hidup tak pernah pakai jilbab. Sebagai balasan, rambut saya ditarik dengan bara api. Sakitnya tidak bisa saya ceritakan dengan kata-kata.

Menjerit-jerit saya minta ampun minta maaf kepada Allah.” “Bukan itu saja, buah dada saya pun diikat dan dijepit dengan penjepit yang dibuat daripada bara api, kemudian ditarik ke sana-sini … putus, jatuh ke dalam api neraka.

Buah dada saya hancur terbakar, panasnya bukan main. Saya menjerit, menangis kesakitan. Saya masukkan tangan ke dalam api itu dan saya ambil buah dada itu kembali .”

Tanpa mempedulikan pasien lain, suster pun memerhatikannya wanita itu terus bercerita. Menurutnya lagi, setiap hari dia disiksa, tanpa henti, 24 jam sehari. Dia tidak diberi waktu untuk beristirahat atau dilepaskan dari hukuman, sepanjang masa koma itu di laluinya dengan azab yang amat pedih.

Dengan suara terbata-bata, dengan berlinangan air mata, wanita itu meneruskan ceritanya, “Hari ke hari saya disiksa. Bila rambut saya ditarik dengan bara api, sakitnya terasa seperti kulit kepala yang ikut terlepas. Panasnya juga menyebabkan otak saya terasa seperti menggelegak.

Azab itu pedih … pedih yang amat sangat … tidak bisa saya ungkapkan. Sambil bercerita, wanita itu terus meraung, menangis terisak-isak. Terlihat dia betul-betul menyesal atas semua kesalahannya. Saya pun termenung, kaget dan menggigil mendengar ceritanya. Sangat pedih balasan Allah kepada umat-Nya yang ingkar.

“Ustazah … buat saya, Islam hanya nama saja, tapi saya minum alkohol, saya main judi dan segala macam dosa besar. Karena saya suka makan dan minum apa yang diharamkan Allah, semasa tidak sadarkan diri itu saya telah diberi makan buah-buahan yang berduri tajam.

Buah yang tak berisi melainkan hanya duri-duri saja, tapi saya sangat ingin memakannya, karena saya benar-benar merasa lapar.
Bila ditelan buah-buah itu, duri-durinya menusuk kerongkongan saya dan bila sampai ke perut terasa menusuk perut saya. Sedangkan jari yang tertusuk jarum pun terasa sakitnya.

Setelah buah-buah duri itu habis, saya diberi makan berupa bara-bara api. Pada saat saya masukkan bara api itu ke dalam mulut, seluruh badan saya rasanya seperti terbakar hangus. Panasnya cuma Allah saja yang tahu. Api yang ada di dunia ini tidak akan sama dengan kepanasannya. Setelah memakan bara api itu, saya meminta minuman, tapi … saya dihidangkan dengan minuman yang dibuat dari nanah. Baunya cukup busuk, saya terpaksa meminumnya sebab saya sangat merasa haus. Semua terpaksa saya lalui, tak pernah saya alami sepanjang hidup di dunia ini.”

Saya terus mendengar cerita wanita itu dengan tekun. Sangat terasa kebesaran Allah.

“Semasa diazab itu, saya merayu memohon kepada Allah supaya diberikan nyawa sekali lagi, berilah saya peluang untuk hidup sekali lagi. Tak berhenti saya memohon. Saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan saya. Saya berjanji tidak akan ingkar atas perintah Allah dan akan jadi umat yg soleh. Saya berjanji kalau saya dihidupkan kembali, saya akan perbaiki segala kekurangan dan kesalahan saya dahulu, saya akan mengaji, akan sholat, akan puasa yang selama ini saya tinggalkan.”

Saya termenung mendengar cerita wanita itu. Benarlah, Allah itu Maha Agung dan Maha Berkuasa. Kita manusia ini tak akan terlepas dari balasan-Nya. Kalau baik amalan kita maka baiklah balasan yang akan kita terima, kalau buruk amalan kita, maka azablah kita di akhirat kelak.

Alhamdulillah, wanita itu telah menyaksikan sendiri kebenaran Allah. “Ini bukan mimpi ustazah. Kalau mimpi azabnya tidak akan terasa sampai sepedih ini. Saya bertaubat Ustazah, saya tak akan ulangi lagi kesalahan saya. Saya bertaubat … saya taubat Nasuha,” katanya sambil menangis-nangis.

Sejak itu wanita tersebut benar-benar berubah. Bila saya membawanya ke Mekah, dia menjadi jemaah yang paling khusyuk.

Amal ibadahnya tak pernah berhenti. Contohnya, kalau wanita itu pergi ke masjid pada waktu maghrib, dia hanya akan balik kehotelnya selepas sholat subuh.

“Kenapa melakukan ibadah sampai tidak ingat waktu. kamu juga harus menjaga kesehatan. Pulanglah setelah sholat Isya, makan nasi atau istirahatlah sejenak …” tegur saya.

“Tidak apa-apa Ustazah. saya membawa buah kurma. saya memakannya disaat saya merasa lapar.” Menurut wanita itu, sepanjang berada di dalam Masjidil Haram, dia ingin membayar sholat yang ditinggalkannya dahulu.

Selain itu dia berdoa, mohon kepada Allah supaya mengampunkan dosanya. Saya kasihan melihatkan keadaan wanita itu, takut karena ibadah dan tekanan perasaan yang keterlaluan dia akan jatuh sakit. Jadi saya menasihatkan supaya tidak beribadah keterlaluan hingga mengabaikan kesehatannya.

“Tidak boleh Ustazah. Saya takut … saya sudah merasakan pedihnya azab Tuhan. Ustazah tidak merasa, Ustazah tidak mengetahui rasanya. Kalau Ustaz sudah merasakan azab itu, Ustazah juga akan menjadi seperti saya. Saya betul- betul bertaubat.”

Wanita itu juga berpesan kepada saya, katanya, “Ustazah, kalau ada perempuan Islam yang tak pakai jilbab, Ustazah ingatkanlah pada mereka, pakailah jilbab. Cukuplah saya saja yang merasakan siksaan itu, saya tidak mau ada wanita lain yang merasakan hal seperti yang saya sudah rasakan. Semasa diazab, saya melihat larangan-larangan Allah, salah satunya adalah setiap sehelai rambut wanita Islam yang sengaja diperlihatkan kepada lelaki yang bukan mahromnya, maka dia diberikan satu dosa. Kalau ada 10 lelaki yang bukan mahrom melihat sehelai rambut saya ini, maka saya mendapatkan 10 dosa.”

“Tapi Ustazah, rambut saya ini banyak jumlahnya, beribu-ribu. Kalau seorang melihat rambut saya, itu berarti beribu-ribu dosa yang saya dapat. Saya berniat, sepulang saya dari haji ini, saya minta tolong dari ustazah supaya mau mengajarkan suami saya sholat, puasa, mengaji, dan mengerjakan semua ibadah. Saya ingin mengajak suami pergi haji. Seperti saya, suami saya itu Islam pada nama saja. Tapi itu semua adalah kesalahan saya. Saya sudah membawa dia masuk Islam, tapi saya tidak membimbing dia. Bukan itu saja, sayalah yang menjadi seperti orang yang bukan Islam.”

Sejak kembali dari haji itu, saya tidak mendegar cerita tentang wanita tersebut. Bagaimana pun, saya percaya dia sudah menjadi wanita yang benar-benar solehah. Adakah dia berbohong kepada saya tentang ceritanya diazab semasa koma? Tidak. Saya percaya dia berkata benar. Jika dia berbohong, kenapa dia berubah dan bertaubat Nasuha?

Satu lagi, cobalah bandingkan azab yang diterimanya itu dengan azab yang digambarkan oleh Allah dan Nabi dalam Al-Quran dan hadish. Adakah ia berbohong ?

Benar, apa yang terjadi itu memang kita tidak dapat membuktikannya secara saintifik, tapi bukankah soal dosa dan pahala, syurga dan neraka itu perkara ghaib?

Janganlah bila kita sudah meninggal dunia, bila kita sudah diazab barulah kita mau percaya bahwa “Oh … memang betul apa yang Allah dan Rasul katakan. Aku menyesal …” Itu sudah terlambat.

Wallahua’lam bish Shawwab ....

... Raihlah 5 peluang sebelum datang 5 rintangan, Kaya sebelum miskin, Senang sebelum susah, Sehat sebelum sakit, Muda sebelum tua dan waktu Hidup sebelum mati ...

... Semoga kisah ini membawa kita menjadi umat yang lebih mengerti bahwa dunia bukanlah tempat terakhir, masih ada akhirat, masih ada alam lain yang sudah menanti kita sebagai mana dituliskan dalam Al Qur’an. Semoga kita menjadi umat yang senantiasa beribadah kepada Allah. .. Aamiin ...

Barakallahufikum ....

... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

sumber : https://www.facebook.com/aisyah.elsaandriyaniii/posts/242153182593582

Rabu, 17 April 2013

Kata Motivasi


assalamualaikum
eh ketemu lagi nih sama blog saya :)
kali ini saya akan ngebahas tentang
"kata motivasiiiii bellannisalsabila...."
nyok bekicot ;)

1. "hidup adalah pilihan.
    pilihan untuk kesuksesan atau kegagalan"
(hidup itu memang pilihan. kebaikan atau keburukan. pahit atau manis, sukses atau gagal. yg menentukan kita sukses atau gagal ya kita sendiriterkadang w agak bingung kenapa yg buruk" gampang untuk di lakuin sedangkan kebaikan itu susah di dapat. kita hrus punya pilihan dri sekarang okey, karna klo kalian gk pilih dri sekarang siap" aja buat masa depan kalian kayak gimana )

2. "jatuh bangkit lagi ! jangan menyerah ! "
(untuk mencapai sebuah kesuksesan yaitu dengan "kata jangan menyerah !" dan kita berawal dari sebuah kegagalan seperti kata motivator yg lainnya "kegagalan adalah kunci dari sebuah kesuksessan" jadi klo kalian merasa gagal harus bangkit lagi, harus semangat lagi jgn menyerah ! tetap berjuang )

3. "saya percaya.. saya akan sukses"
(sebelum mencapai kesuksesan kita harus percaya dulu sama hati dan pikiran kita.)

4. "SAYA BISA ! SAYA akan BISA ! SAYA pasti BISA ! dan SAYA selalu YAKIN kalau SAYA BISA !!! "
(ini kata motivasi yg saya terapkan kalau saya ingin melakukan sesuatu yg belum saya bisa. ingat kita itu bukan tidak bisa tpi kita itu belum bisa. jgn pernah bilang nggk bisa klo belum di coba. klo hati dan pikiran kita udah bilang "gk bisa" pasti kita bakal gk bisa beneran. tpi klo kmu bilang "saya bisa saya yakin saya bisa" insya allah klo kmu nyoba pasti bsa klo masih belum bisa ya di coba lagi sampai bisa. kita itu harus percaya sama diri kita sendiri klo kita bisa. oh iya sebelum kalian mencoba kalian baca basmalah dlu ya biar lancar :) okeh okeh ;). )

don't forget friends .. kita hrus punya kata motivasi sendiri
dan hrus di tempel di kamar
kalau perlu yg besar 1 tembok 1 kalimat biar kita terbiasa dengan kata motivasi
biar kita semangat untuk berjuang
agar kita gk boleh menyerah sebelum kita mencoba
dan yakinlah kamu kalau kamu salah satu orang yg sukses di masa kini dan di masa depan :D

created by : bellannisalsabila :)

no copy no paste jadi no copypaste atau no copas
thankes ya yg udah mampir :D
sekian dari saya
wassalam ;)

Senin, 15 April 2013

"Sahabat"


assalamualaikum wr wb
hay... tdinya tulisan ini pengen gua jadiin status fb
tpi karna kepanjangan jadi gue nulis aja di blog gue
kali ini gua bakal bahas tentang sahabat
kenapa w bahas tentang sahabat karena....
karena apa yaa... ?? udah lah pokoknya intinya guenya bahasnya
(kenapa jadi nya nya nya ya ???) tentang sahabat ^^

persahabatan ?
mungkin itu kata yg tak asing buat semua orang
di kala kita suka pasti ada sahabat
di kala kita duka pasti ada sahabat di samping kita
sahabat ? sahabat itu...
tak mengenal fisik sahabat
tak mengenal kata musuh
tak mengenal kata egois
ya walaupun ada sahabat yg kadang gk suka sifat kita
tapi mereka pasti akan terima dan membantu memperbaiki sifat kita
musuh ?? sahabat itu tak kenal yg namaya musuh
ya walaupun mereka kadang marah sama kita
tpi itu semua tak kan bertahan lama
mana ada sahabat yg gk mau maafin kita ???
egois ?? egois itu ...
ingin menang sendiri, lebih mementingkan diri sendiri
sahabat itu gk kenal kata egois...
karna apa kalau salah satu diantara kita egois
berarti kalian masih meanggap mereka itu teman bukan sahabat
jika salah satu diantara mereka ada yg egois
coba di selesain dengan musyawarah
dengan baik" pasti kalian gk bakal sendiri"
gk bakal marahan gk bakal musuhan
sahabat ??? sahabat itu.....
susah untuk dicari
susah untuk di dapat
dan bukan sembarang org bisa kita anggap sahabat
jadi kalau kalian punya sahabat
tolong jaga persahabatan kalian dengan baik
jgn sampai rusak, kalau rusak ?? perbaiki bersama"
ingat sahabat itu bukan uang
yg bisa kalian dapat dengan uang
sahabat itu permata
kalau kalian buang pasti kalian bakal menyesal

my best friends ^^

 Gua sama sahabat" w lagi mau nari nih hihihi....
 hasil anyaman gua sama sahabat" gua


created by : "Bellannisalsabila"

ini gua yg nulis sendiri loh..... oO
no copy no paste jadi no copy paste atau no copas
itu aja yg gua bisa sampaikan
semoga bermafaat buat kalian ^^
thankes buat yg udah baca
wassalamualaikum wr wb

Senin, 25 Maret 2013

cara melestarikan budaya indonesia

CARA MELESTARIKAN BUDAYA INDONESIA


Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki keanekaragaman budaya yang beragam.Kita sebagai warga indonesia seharusnya bangga tinggal dan hidup di indonesia.Namun karena tergerus Globalisasi modern,budaya tradisional sudah sangat langka.kita sebagai penerus bangsa seharusnya melestarikannya.Di era globalisasi ini, kita harus melestarikan budaya Indonesia. Apalagi di jaman sekarang ini banyak generasi muda yang tidak perduli dengan kebudayan Indonesia. Agar budaya Indonesia tetap lestari ada cara - cara yang bisa kita lakukan seperti :

1.Belajar Kesenian Tradisional
   kita bisa mempelajarinya dari banyak tempat seperti menonto vidio atau mengikuti sanggar.

2.Melihat pagelaran kesenian
   dengan ini rasa untuk mencintai budaya indonesia akn tumbuh dan kita akan melestarikannya.

3.Mengikuti sanggar tari

4.Menggunakan produk dalam negri
  sebenarnya produk dalam segri tidak kalah dengan produk luar negri.hanya saja kita sebgai warga indonesia malas memakainya.

Ayo!! kawan sebangsa negara,mari kita melestarikan budaya indonesia yang di turun temurunkan oleh leluhur kita.